Lirik Lagu | Syair | Puisi | Meme

Syair Puisi Religi Terbaru 2014 UPDATE!

Sebagai umat beragama, tidak ada salahnya jika kita mengungkapkan ketakjuban kita terhadap kebesaran Tuhan melalui puisi yang bertema religi. Puisi-puisi ini bisa ditemukan dimana-mana. Seperti kumpulan puisi lainnya, kumpulan puisireligi terbaru selalu muncul dari hari ke hari. Selalu saja ada orang yang mengungkapkan kerinduan dan kecintaannya kepada sang Pencipta melalui puisi. Puisi-puisi ini bisa ditemukan di status Facebook, Twitter, situs online, dan media massa.

Ada banyak cara untuk membuat sebuah puisi religi. Mengungkapkan keindahan alam merupakan salah satu cara terbaik untuk memuji kebesaran Tuhan. Khususnya saat kita sedang menikmati pemandangan dari sebuah tempat menarik yang sedang kita kunjungi, seperti berada di puncak gunung atau sedang di tepi pantai. Pada saat seperti itu kita bisa saja membuat syair seperti ini:


Dari ketinggian, semua tak ubahnya sekumpulan semut kecil
Wahai yang Maha Tinggi, aku pun pasti begitu kecil bagimu
Sering aku abai pada-Mu, tapi Kau tak mungkin abai padaku
Ampuni aku atas semua dosa yang pernah kulakukan.

Syair Puisi Religi Terbaru
Syair Puisi Religi Terbaru

Dalam keadaan seperti itu, kita memang serasa kecil. Ketakjuban terhadap pesona alam tersebut justru membuat kita merasa sangat kecil dan dengan begitu mudah mengingat kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan. Kita bisa juga membuat puisi seperti ini:


Sepanjang horison sore, senja jingga merah menghampiri waktu kita
Perlahan menghilang terbenam berganti malam
Kepadamu yang menciptakan malam dan siang
Indahnya senja ini tidak sebanding dengan keindahan-Mu

Terhindarkan dari kemaksiatan atau kesalahan juga bisa digunakan sebagai salah satu inpirasi untuk membuat puisi religi. Misalnya, kita bisa membuat syair puisi sebagai berikut:


Bertabur nikmat semu dunia-Mu
Aku lupa mengingat
Kaulah pemilik segalanya

Pada dasarnya, sama seperti semua jenis puisi, puisi religi juga memanfaatkan emosi terdalam kita yang kemudian diungkapkan ke dalam bahasa puitis. Imajinasi memang dibutuhkan dalam membuat puisi. Apalagi puisi religi berhubungan objek yang sama sekali tidak diketahui bagaimana wujudnya. Penguasaan majas-majas sangat diperlukan agar kita dapat mengungkapkan secara tepat yang sebenarnya sedang kita rasakan dan apa yang ingin kita sampaikan.

Sekalipun dalam jenis puisi tertentu ada puisi yang mengandaikan diri sebagai Tuhan, namun sebaiknya hal-hal ini juga dihindari. Membuat puisi membutuhkan kebebasan untuk berimajinasi, namun demikian dalam membuat puisi religi ada batasan-batasan tertentu. Salah satunya adalah tidak boleh untuk menyamakan Tuhan dengan makhluk atau mengumpamakan tuhan sebagai makhluk yang wujudnya bisa dikenali di dalam kumpulan syair puisi religi yang kita buat.
Copyright © Kata Talita. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design