Lirik Lagu | Syair | Puisi | Meme

Cara Menilai Karakter Orang dari Kata Makian



Cara Menilai SifatOrang dari Kata Makiantips koplak cara melihat / membaca sifat, karakter, tabiat dan kepribadian orang dari cara memakinya ini hanyalah plesetan tips gokil semata. Sekedar guyonan satir tak lucu tentang kebiasaan buruk seseorang. Dimana kita tahu, perkataan kasar berupa makian, umpatan, pisuhan adalah reaksi spontan mengungkapkan perasaan marah, kesal, kecewa dan tidak puas terhadap orang lain atau kondisi tertentu. Tapi, sebagian orang memakainya sebagai sapaan akrab atau lelucon. Tak heran jika ada yang sedikit-sedikit misuh tanpa sebab jelas.

Berikut ini adalah contoh kata makian yang umum diucapkan orang. Lengkap dengan cara melihat karakter, sifat, tabiat dan kepribadian  orang yang senang melontarkan kalimat umpatan tersebut.  

Sialan!

Menunjukkan pribadi melankolis yang sangat peka terhadap sesama. Selalu takut yang dikatakannya akan membawa kesialan bagi orang lain. Untuk membuangnya, dia akan membaca mantra “sialan”. Nah, jika ada teman yang memaki kamu dengan kata, “sialan, lo!”, jangan marah dulu. Maksud teman kamu itu baik. Dia lagi baca mantra agar kamu tak terkena sial.


Tak percaya? Sialan, lo!!

Bangsat!

Karakter orang yang suka misuh bangsat itu sangat adil dan bijaksana. Dia akan memperlakukan semua orang dengan cara yang sama. Tak peduli itu tua, muda, pria atau wanita, semuanya dianggap sama. Dalam kosa katanya, tak ada panggilan Pak Sat, Bu Sat, Mas Sat, Mbak Sat atau Dik Sat. Semuanya orang akan disapa dengan satu nama: Bang Sat!!

Tipe orang seperti ini cocok untuk jadi pemimpin yang adil. Bukan begitu, Bang Sat?

Kurang Ajar!

Ini dia tipe orang yang sangat cerdas, punya pola pikir dan wawasan sangat luas. Dia sangat peduli dengan bidang pendidikan. Sehingga semua orang akan dinasehati agar giat belajar. Kata kurang ajar itu adalah kata-kata motivasi. Artinya tak jauh beda dengan kalimat: “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina... Siapa tahu di sana dia memang bersalah!”

Makanya, jika kamu jadi presiden kelak, carilah orang yang suka mengumpat, “ Dasar, kurang ajar!!” sebagai menteri pendidikan Indonesia.

Kutu Kupret!

Orang ini punya kepribadian yang perfeksionis. Sangat teliti, cermat dan hati-hati. Segala hal harus sempurna. Hal sekecil apapun tak luput dari pengamatannya, termasuk kutu kupret di kepala. So, jika kamu disemprot dengan kata-kata kutu kupret, sebaiknya langsung pulang dan keramas.

Para model shampoo kecantikan adalah contoh dari orang tipe ini. Yang malas cuci rambut? Kutu kupret, lo!!

Anjing! Asu! Babi! Monyet!

Orang yang hobi ngeluarin seisi kebun binatang adalah karakter orang yang simpatik dan sangat peduli dengan orang lain. Bahkan, saat emosinya meledak sekalipun, dia masih memperhatikan keselamatan orang lain. Misalnya, pas lagi berantem dan ada anjing lewat, dia akan mengingatkan lawannya biar tak tergigit dengan berteriak, “anjing.....!!”

Anggota DPRD Jakarta adalah contoh karakter orang yang simpatik seperti ini. Buktinya, saat kisruh anggaran APBD, mereka masih peduli pada keselamatan Ahok dengan cara berteriak mengingatkan: “Anjing...!! Babi kafir...!!”

Tips ngocol tentang cara menilai sifat orang dari cara mengumpatnya tadi semoga menghibur. Tak ada niat untuk mengajak memperdalam ilmu permisuhan. Bagaimanapun, memaki orang lain itu adalah bentuk penghinaan. Bukan kebiasaan yang baik. Lebih elok kita saling tertawa, bercanda berbagi ceria. Contohlah orang bisu yang tak pernah misuh seumur hidup!!
Copyright © Kata Talita. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design