Lirik Lagu | Syair | Puisi | Meme

Teroris Bunuh Diri

Diceritakan dua orang buronan kasus terorisme A dan B bersembunyi di dalam hutan. Sudah beberapa hari  mereka di hutan itu, pindah dari satu lembah ke lembah lain, dari satu bukit ke bukit lain.  Aparat keamanan terus memburu mereka sampai akhirnya mereka terdesak di sebuah bukit dan tidak  lagi bisa bergerak. 



Dalam keputus-asaan mereka ngobrol.
A: "Saudaraku, sepertinya kita tidak lagi bisa sembunyi. Polisi pasti menemukan kita"
B: "Benar kawan, kita pasti tertangkap"
A: "Bagaimana menurutmu kita menyerah atau melawan saja"
B: "Jangan menyerah,kita lawan saja sampai kita mati"
A: "Serius?"
B: "Ya. aku serius"
A: "Serius? kau mau mati sekarang?"
B: "Ya. aku siap mati, walau aku ga rela mati ditangan mereka, tapi aku lebih baik mati  daripada mereka tangkap aku... kenapa? kamu takut?"
A: "eee... anu, aku bukan takut. Tapi aku inget anakku. Aku punya anak bro. Kalau misalkan aku  mati siapa yang kasih makan dia?"
B: "Terus kamu mau menyerah?"
A: "Tentu tidak, aku tidak akan menyerah, aku tidak akan pernah berhenti memperjuangkan  ideologi kita sampai ajal menjemput"
B: "Bagus!"
A: "Terus bagaimana kita ini? kita sudah semakin terpojok. Kita pasti kalah. Mending kalau  mereka langsung tembak mati kita, kalau kita di tangkap hidup-hidup?"
B: "Ya, jangan sampai mereka bisa mengorek informasi tentang kelompok kita, kita harus mati!"
A: "Lalu?"
B: "Kamu siap mati saudaraku?"
A: "eee... anu, Siap siap!"
B: "Begini saja, kita bunuh diri saja!"
A: "Apa?"
B: "Bunuh diri! kita pake pistol kita ini. Kamu tembak kepalaku dan aku tembak kepalamu,  bareng2"
A: "Ga salah brother, kamu tega nembak mati aku"
B: "Terpaksa kawan. Aku tak tega membunuhmu, tapi ini harus kita lakukan, kenapa? kamu gak  tega juga membunuhku?"
A: "Gak juga sih, gampang aja nembak kepalamu, tapi apa kamu ga pikir2 lagi,apa ga sebaiknya  kita menyerah saja?"
B (mulai berang): "Kamu ini bagaimana? kamu takut mati? kamu ga berani tembak kepalaku? lalu  apa yang kau hasilkan selama ini? kau bunuh orang2 tapi kau tak berani membunuhku! (sambil  menodongkan pistol ke kepala A)"
A: "Jangan! gini aja, biar aku saja yg melakukan. Ku tembak kepala kau dulu, nanti ku tembak  kepalaku sendiri!"
B: "Beneran kamu berani?"
A: "Benar!" (sambil merebut pistol dari tangan kawannya)
B: "Baik kawan, biar cepat kau tembak belakang kepalaku. Lalu kau lakukan sendiri! (sambil  berbalik membelakangi A)"
A: "Siap saudaraku. Maafkan aku ya!"
B: "Maafkan aku juga (sambil memejamkan mata). Selamat tinggal kawan,jangan lupa kau susul  aku!"
Dan... DOR DOR! dua kali  letusan senjata api memecah keheningan. Dan teroris 2 terkulai...!


Tak lama kemudian terdengar letusan senjata api diiringi teriakan:

"Angkat tangan,buang senjata  kalian...kalian sudah terkepung!" 
Rupanya polisi yang mengejar sampai disitu dan menemukan  kedua teroris tadi.

B (siuman dari pingsannya, dengan tangan sudah terikat): " Saudaraku, kita sudah di surga ya?  koq gunung sama sungai2nya sama persis sama yg di dunia, koq ada polisi juga?"
A: "Maaf saudaraku. Tadi pistolnya aku tembakan ke udara 2 kali. Dan Polisi menemukan kita.  Aku belum siap mati brother!"
B: "Semprul!"
Copyright © Kata Talita. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design